Showing posts with label PUISI BANGSA. Show all posts
Showing posts with label PUISI BANGSA. Show all posts

1.01.2011

SEPOTONG SURGA YANG BERNAMA INDONESIA

Terbentang jauh ribuan kilometer dari barat ke timur, utara keselatan
Lautan bertahta pulau laksana mutiara mutu manikam
Bertabur barang tambang, berderet barang tanam
Begitu kaya sekaya-kayanya
Sehingga surga tropis berjuta satwa dan tumbuhan
Menindurkan bunda sampai mimpi buruk kulit putih berambut pirang
Merenggut kemerdekaan diatas tanah air sendiri

Penjajahan belum berakhir kawan
Kulit kuning bermata sipit mengganti mimpi belumnya sebelumnya
Lalu sesama anak bunda saling berbunuhan
Mimpi buruk tidak sekedar mimpi, tapi nyata senyata-nyatanya
Si pirang memanggil kawannya
Tidak lagi ayunkan cemeti, tapi merente harta ibunda terkasih

Masihkah indonesia menjadi sepotong surga titipan Tuhan pada bunda
Saat anak-anaknya dengan bangga membunuhi saudaranya
Lalu menghamba pada si pirang

Tuhan, jangan salahkan bunda karena melahirkan kami
Ia hanya dibuahi oleh zaman
Tapi salahkanlah kami yang tidak pandai menjaga sepotong surga titipanmu
Yang Kau wariskan pada bunda
Lalu kami lalaikan dan di rebut orang lain

8.16.2010

SENYUM PAHLAWAN

Ombak berdebur, hancur, batu karang menyambut. .
Deru angin tak hentinya mengantarmu,
Menuju gerbang bakti kebebasanmu, hai pahlawan. .
Hantaman ombak, deru angin, atau apapun. .
Tetap tegar, bersimbah darah sekalipun,
Harta lenyap sekalipun,
Nyawa melayang sekalipun, tetap tegar,
Wahai pahlawan. . .
10 November, tatap kami, Hai Pahlawan. .
Lihat kami disini, kami merasakannya. .
Deburan ombak dan deru angin yang menghantammu. .
Kami tak sanggup, kami tak dapat tegar spertimu . .
10 November, pandang kami, hai sekalian pahlawan. .
Kami selalu mengenang baktimu, kami menghargai jasamu. .
Kami selalu mengheningkan cipta untukmu, pahlawan. .
10 November, tersenyumlah pahlawan. .
Lihatkan guratan senyummu dilangit biru. .
Batu karang menyambut deburan ombak, hancur. .
Kau diantar angin berderu kegerbang kebebasanmu. .
Ketegaranmu, ajari kami. . .
Keberanianmu, ajari kami. . .
Kemenanganmu, ajari kami. . .
Kepahlawananmu, ajari kami . . .
Ajarilah kami wahai pahlawan
Langit cerah menampakkan senyummu. . .
Merekah penuh kedamaian. . . .

PEJUANG BANGSA

semangat bagai api berkobar

hiasi sanubari langkah awal k'menangan

raga br'nyawa d'medan perang

hingga titik darah p'habisan

demi capai suatu tujuan hidup mulia

dgn k'merdekaan sejati

budi luhur d'tanam dlm jiwa

akal sehat br'semenyam

demi maju juang

demi bumi pertiwi

demi tanah air tr'cinta

INDONESIA RAYA

kini s'batas nama

tokoh pejuang gugur demi p'belaan

harumx nama negeri tr'cinta

atas p'ngorbanan sgla jasa

majuLah wahai p'muda

tuk bangkitKan negeri elok Qta

demi masa dpn gemilang

tuk wujudKan harapan bangsa