Yaa Robbana….
ketika hati menangis
Kaulah yang Maha Memahami suaranya
ketika mata menangis
Kaulah yang Maha Mengetahui sebab lahirnya air mata
Tidaklah cinta Kau ciptakan, kecuali sebagai sebab bahagia
tidaklah derita Kau ciptakan, kecuali sebagai pelajaran
Yaa Robbana…
Kalam telah Kau hamparkan
wujudnya menjadi mutiara dan berlian
sifatnya menjadi penyejuk hati
Kedamaian itu hak di sisiMU
Tidaklah cinta Kau ciptakan, kecuali sebagai pembeda
tidaklah pembeda Kau ciptakan, kecuali sebagai kejelasan
Yaa Robbana…
syukur ku sujudkan karena sebab KerahimanMu
syukur ku senandungkan karena sebab KeperkasaanMu
Ikatlah aku dengan helai-helai KerahimanMu
karna ku tak mampu berjubah KeperkasaanMu
Tidaklah kerahiman kau ciptakan, kecuali sebagai pelembut hati
tidaklah keperkasaan Kau ciptakan, kecuali sebagai sandaran akal
Yaa Robbana…
bila cinta adalah sesuatu yang mempesonakan hati
bagilah dia menurut keadilanMu di akalku
Sungguh…
cintaMu tiada bertepi
cintaMu tiada berharap balas
Showing posts with label PUISI CINTA. Show all posts
Showing posts with label PUISI CINTA. Show all posts
8.01.2012
5.28.2012
CINTA SEMU
Labels:
PUISI CINTA
kau datang bagai angin malam
perlahan namun menusuk tulang
sinarmu bagai bulan malam
malu-malu memancarkan cahaya
perasaanku bergejolak mencintaimu
hatiku berirama ketika menyebut “namamu”
not not balok berjalan teratur dalam denyut jantungku
perasaan ingin menatapmu selalu hadir
kau semi kan cinta dalam hidupku
namun sisakan keraguan mendalam
kau lukiskan senyuman dibibirku
namun itu tak abadi
cinta kita semu
tak pernah bertemu
cinta kita berbeda
tak bisa di mengerti
sesaat kau sejukkan hati
sisakan puing kehancuran
sesaat kau terangi gelapku
sisakan kebisuan tak berujung
Anggita Apriliani Dewi
perlahan namun menusuk tulang
sinarmu bagai bulan malam
malu-malu memancarkan cahaya
perasaanku bergejolak mencintaimu
hatiku berirama ketika menyebut “namamu”
not not balok berjalan teratur dalam denyut jantungku
perasaan ingin menatapmu selalu hadir
kau semi kan cinta dalam hidupku
namun sisakan keraguan mendalam
kau lukiskan senyuman dibibirku
namun itu tak abadi
cinta kita semu
tak pernah bertemu
cinta kita berbeda
tak bisa di mengerti
sesaat kau sejukkan hati
sisakan puing kehancuran
sesaat kau terangi gelapku
sisakan kebisuan tak berujung
Anggita Apriliani Dewi
APA ADA CINTA . . .?
Labels:
PUISI CINTA
aQ sayang kmu
Kmu bilang No Comment
aQ suka kmu,
Kmu bilang I Hate U
aQ sadar cinta tr'nyata susah d'balas dengan cinta
Remaja yg lugu sepertiQ
Akan tr'kaget dengan pr'kembangan wawasan remaja masa kini
Soal dunia maya dan dunia nyata
Soal yg tabu maupun soal gengsi
Sepertinya aQLah yg akan malu
Cinta adaKah ada d'hatimu?
Jawabmu ngaca diri loh
Dan aQ dengan sakit hati br'kata
Yach cintaQ harus layu dan kuyu
Maka apa ada cinta d'hatiQ tanyamu
Sekarang aQ bilang yach sudah End
Lo gue sudah selesai!
Jangan kataKan cintamu
Sekarang aQ sudah tahu
Biar sikap jantanQ kau tahu
Dan janganLah cengeng d'depanQ
Apa ada cinta d'hatiQ?
Yach ada, tapi bukan untukmu
BiarLah aQ cinta pada diriQ
M'manjaKan diriQ dan jauh darimu
Dan lupaKanLah aQ
Kmu bilang No Comment
aQ suka kmu,
Kmu bilang I Hate U
aQ sadar cinta tr'nyata susah d'balas dengan cinta
Remaja yg lugu sepertiQ
Akan tr'kaget dengan pr'kembangan wawasan remaja masa kini
Soal dunia maya dan dunia nyata
Soal yg tabu maupun soal gengsi
Sepertinya aQLah yg akan malu
Cinta adaKah ada d'hatimu?
Jawabmu ngaca diri loh
Dan aQ dengan sakit hati br'kata
Yach cintaQ harus layu dan kuyu
Maka apa ada cinta d'hatiQ tanyamu
Sekarang aQ bilang yach sudah End
Lo gue sudah selesai!
Jangan kataKan cintamu
Sekarang aQ sudah tahu
Biar sikap jantanQ kau tahu
Dan janganLah cengeng d'depanQ
Apa ada cinta d'hatiQ?
Yach ada, tapi bukan untukmu
BiarLah aQ cinta pada diriQ
M'manjaKan diriQ dan jauh darimu
Dan lupaKanLah aQ
4.05.2012
ELEGI CINTA
Labels:
PUISI CINTA
aQ kenali d'kau
Lewat isyarat warna langit seperti warna punggungmu yg k'perakan
Br'kejaran bagai kaki hujan d'permukaan gelombang
Q temuKan s'butir pasir br'warna lumut seperti warna matamu yg kerab lembab d'lembab batu
D'dekap rindu,tapi…
BukanKah hanya karena cinta maka Qta dapat d'pertemuKan dalam sangkar emas
D'atas pelangi d'bawahx ada samudra hitam
Saat aQ kini nahkoda hendak jadi jenaka atau rama yg setia
ApaKah syair cinta itu yg m'goda Rahwana tuk m'cium Dewi Sinta
Tapi aQ orang primitif yg p'lupa
Bahwa d'bumi engkau pernah m'naruh bunga d'pundakQ
Bunga mawar itu kini hanya m'jadi masa lalu walau kini br'harap tumbuh
Lewat isyarat warna langit seperti warna punggungmu yg k'perakan
Br'kejaran bagai kaki hujan d'permukaan gelombang
Q temuKan s'butir pasir br'warna lumut seperti warna matamu yg kerab lembab d'lembab batu
D'dekap rindu,tapi…
BukanKah hanya karena cinta maka Qta dapat d'pertemuKan dalam sangkar emas
D'atas pelangi d'bawahx ada samudra hitam
Saat aQ kini nahkoda hendak jadi jenaka atau rama yg setia
ApaKah syair cinta itu yg m'goda Rahwana tuk m'cium Dewi Sinta
Tapi aQ orang primitif yg p'lupa
Bahwa d'bumi engkau pernah m'naruh bunga d'pundakQ
Bunga mawar itu kini hanya m'jadi masa lalu walau kini br'harap tumbuh
11.03.2011
LUKISAN MALAM
Labels:
PUISI CINTA
Malam ini aQ ingin tr'jaga
M'mandangi bintang"
Br'ceritra pada sang rembulan
Malam ini ingin aQ m'lukis
S'raut wajah yg s'lalu tr'bayang
Ingin aQ m'lukis d'langit malam
Dengan br'bagai bentuk warna
Merah Q polesKan pada lekuk bibirx
Hitam pada rambut panjang tr'uraix
Putih br'campur coklat muda pada
Lembut kulit halusx
Biru dengan s'dikit hitam dan putih
Pada bola mata yg s'lalu m'natapQ tajam
Sungguh lukisan indah dengan tinta
Tanpa pudar yg sengaja Q pinjam
Pada sang malaikat cinta
S'moga lukisanQ ini tetap tr'senyum
Dan m'mandangiQ penuh k'bahagiaan
M'mandangi bintang"
Br'ceritra pada sang rembulan
Malam ini ingin aQ m'lukis
S'raut wajah yg s'lalu tr'bayang
Ingin aQ m'lukis d'langit malam
Dengan br'bagai bentuk warna
Merah Q polesKan pada lekuk bibirx
Hitam pada rambut panjang tr'uraix
Putih br'campur coklat muda pada
Lembut kulit halusx
Biru dengan s'dikit hitam dan putih
Pada bola mata yg s'lalu m'natapQ tajam
Sungguh lukisan indah dengan tinta
Tanpa pudar yg sengaja Q pinjam
Pada sang malaikat cinta
S'moga lukisanQ ini tetap tr'senyum
Dan m'mandangiQ penuh k'bahagiaan
10.03.2011
HATIMU BERSAMAQ RAGAMU BERSAMANYA
Labels:
PUISI CINTA
Saat Qta m'coba m'nyatuKan dua hati yg br'beda
M'hias k'hidupan yg sulit tuk d'satuKan
Namun br'hasil br'iring dgn rasa kasih & sayang
Wahai engkau tujuan puisiQ
Q aQi engkau dpt m'bakar aliran darahQ
Tapi k'nyataan tak s'indah yg Q kira
Wahai engkau yg Q cinta
Begitu perih saat kau tinggalKan
Tr'lalu indah tuk d'lupaKan
Juga tr'lalu sedih tuk d'bayangKan
Q tau hatimu br'samaQ
Dan begitupun hatiQ br'samamu
Meski ragamu br'samax
Namun hati Qta tak pernah tr'pisahKan
Tr'kecuali k'hendak Tuhan
aQ ingin engkau m'jadi yg tr'indah dalam hidupQ
Sepertix aQ tak mampu m'buktiKan apapun k'padamu
Karena bias matamu ada yg m'nutupi
Jujur aQ masih m'cintamu
M'hias k'hidupan yg sulit tuk d'satuKan
Namun br'hasil br'iring dgn rasa kasih & sayang
Wahai engkau tujuan puisiQ
Q aQi engkau dpt m'bakar aliran darahQ
Tapi k'nyataan tak s'indah yg Q kira
Wahai engkau yg Q cinta
Begitu perih saat kau tinggalKan
Tr'lalu indah tuk d'lupaKan
Juga tr'lalu sedih tuk d'bayangKan
Q tau hatimu br'samaQ
Dan begitupun hatiQ br'samamu
Meski ragamu br'samax
Namun hati Qta tak pernah tr'pisahKan
Tr'kecuali k'hendak Tuhan
aQ ingin engkau m'jadi yg tr'indah dalam hidupQ
Sepertix aQ tak mampu m'buktiKan apapun k'padamu
Karena bias matamu ada yg m'nutupi
Jujur aQ masih m'cintamu
9.06.2011
LOVE CURSED
Labels:
PUISI CINTA
I’m losing my faith for U
Nothing seems to be going right
My heart painted to black
Black as night
Its been I took so long lonely time
Lose my dream and lose my mind
U always treat me like a fool
And I will always be U'r tool
But I don't know why I love U
And I don't know why I'm still loving U
I thought you could anchored to me
All my friends said I'm crazy
Nothing makes me feel alright
My life painted to black
Black as night
But I dont know why I love U
And I dont know why I'm still loving U
By. Slank
Nothing seems to be going right
My heart painted to black
Black as night
Its been I took so long lonely time
Lose my dream and lose my mind
U always treat me like a fool
And I will always be U'r tool
But I don't know why I love U
And I don't know why I'm still loving U
I thought you could anchored to me
All my friends said I'm crazy
Nothing makes me feel alright
My life painted to black
Black as night
But I dont know why I love U
And I dont know why I'm still loving U
By. Slank
7.04.2011
KARENA SENYUMANNYA
Labels:
PUISI CINTA
Tak pernah Q sangka diri ini bisa m'rasaKan k'kaguman lagi
S'telah Q rasaKan sakitx d'khianati
Tapi. . .hari itu aQ m'lihat senyuman dari s'raut wajah yg ayu
HatiQ br'getar tanpa t'rasa aQ br'kata "manieesx. . .”
Sejak saat itu aQ mulai m'rasa bahwa aQ telah jatuh
Jatuh cinta pada senyumanx. . .
AdaKah dia tau akan p'rasaanQ saat ini. . .?
S'telah Q rasaKan sakitx d'khianati
Tapi. . .hari itu aQ m'lihat senyuman dari s'raut wajah yg ayu
HatiQ br'getar tanpa t'rasa aQ br'kata "manieesx. . .”
Sejak saat itu aQ mulai m'rasa bahwa aQ telah jatuh
Jatuh cinta pada senyumanx. . .
AdaKah dia tau akan p'rasaanQ saat ini. . .?
7.03.2011
UNDERSTANDING OF LOVE
Labels:
PUISI CINTA
Love Is Beautiful…
Only Needed Affection…
And Attention…
Love Is Blind…
Do Not See D'Physical…
But From D'Heart Is Felt Most In…
True Love Can Solve All D'Problems…
Whatever Happens…
We Should Be Gratefull…
Is We Feel It Hurt…
Because It Is D'Begining Of D'Existence Of True Love…
Indeed D'Pain If We Lose Someone We Love…
But That Does Not Mean Complete…
If U Love Someone…
Do Not Be Disappointed…
Do Something That Made Him Happy…
That’s True Love…
Only Needed Affection…
And Attention…
Love Is Blind…
Do Not See D'Physical…
But From D'Heart Is Felt Most In…
True Love Can Solve All D'Problems…
Whatever Happens…
We Should Be Gratefull…
Is We Feel It Hurt…
Because It Is D'Begining Of D'Existence Of True Love…
Indeed D'Pain If We Lose Someone We Love…
But That Does Not Mean Complete…
If U Love Someone…
Do Not Be Disappointed…
Do Something That Made Him Happy…
That’s True Love…
SEJAK KAU TIADA
Labels:
PUISI CINTA
Tak Qmiliki lagi yg sepertimu
Tuk k'dua kali
Tiada harapan lagi sejak kau tiada
TinggalKan aQ
ApaKah mungkin harapan mati yg QharapKan
Sejak kau pergi
ApaKah mungkin
Semua t'lah br'akhir
Tak pernah tr'lupaKan
Indah raut wajahmu
Tak akan mampu hilang
Cinta tulus darimu
Sejak kau tiada
M'nutup k'nangan antara Qta
Tak mungkin ada harapan lagi
Kau tak tr'gantiKan
Sejak kau tiada
M'nutup k'nangan antara Qta
Tuk k'dua kali
Tiada harapan lagi sejak kau tiada
TinggalKan aQ
ApaKah mungkin harapan mati yg QharapKan
Sejak kau pergi
ApaKah mungkin
Semua t'lah br'akhir
Tak pernah tr'lupaKan
Indah raut wajahmu
Tak akan mampu hilang
Cinta tulus darimu
Sejak kau tiada
M'nutup k'nangan antara Qta
Tak mungkin ada harapan lagi
Kau tak tr'gantiKan
Sejak kau tiada
M'nutup k'nangan antara Qta
MIMPIMU MIMPIQ
Labels:
PUISI CINTA
MimpiQ tak pernah mati
Tak mati walau tr'bakar api
Api rinduQ padamu pujaan hati
Hati yg s'lalu d'penuhi mimpi
Mimpi" penuh imajinasi
Imajinasi padamu m'menuhi hari
Hari demi bulan
Bulan demi tahun
Tahun demi abad
Abad demi waktu
WaktuQ tak punya batas
Batas hidupq bukan batas cintaQ
Cintaq padamu yg abadi
Seperti abadix surga sang Ilahi
Ilahi Robbi sang p'beri rizki
Rizki hati rizki abadi
Abadi d'taman hati pujaan hati
Hati…
Hati…
Hati…
Hatimu hartaQ
HartaQ cintamu
Cintamu nafasQ
NafasQ mimpimu
Mimpimu mimpiQ
Tak mati walau tr'bakar api
Api rinduQ padamu pujaan hati
Hati yg s'lalu d'penuhi mimpi
Mimpi" penuh imajinasi
Imajinasi padamu m'menuhi hari
Hari demi bulan
Bulan demi tahun
Tahun demi abad
Abad demi waktu
WaktuQ tak punya batas
Batas hidupq bukan batas cintaQ
Cintaq padamu yg abadi
Seperti abadix surga sang Ilahi
Ilahi Robbi sang p'beri rizki
Rizki hati rizki abadi
Abadi d'taman hati pujaan hati
Hati…
Hati…
Hati…
Hatimu hartaQ
HartaQ cintamu
Cintamu nafasQ
NafasQ mimpimu
Mimpimu mimpiQ
7.02.2011
AQ YANG MENCINTAIMU
Labels:
PUISI CINTA
aQ bukanLah para p'muja" wanita seperti mereka
Yg akan m'agung"Kan k'cantikanmu dari k'indahan dunia ini
Dan aQ bukanLah para p'dusta yg akan mampu m'nyebunyiKan p'rasaanQ padamu
P'rasaan para p'nyair k'tika m'nemuKan dunia baru
P'rasaan para p'nyair saat m'nemuKan syair yg b'gitu indah
Dan engkauLah syair itu
Syair yg kekal. . .syair yg tr'amat indah. . .
Dan k'tika dunia m'dengarx s'luruh semesta akan tr'paku
Engkau seperti s'buah nada syair dan k'tika br'denting
Manusia" dan s'luruh jagat raya akan m'nangis
Dan tak dapat QsembunyiKan p'rasaanQ ini
Jika aku tr'amat cinta padamu
Yg akan m'agung"Kan k'cantikanmu dari k'indahan dunia ini
Dan aQ bukanLah para p'dusta yg akan mampu m'nyebunyiKan p'rasaanQ padamu
P'rasaan para p'nyair k'tika m'nemuKan dunia baru
P'rasaan para p'nyair saat m'nemuKan syair yg b'gitu indah
Dan engkauLah syair itu
Syair yg kekal. . .syair yg tr'amat indah. . .
Dan k'tika dunia m'dengarx s'luruh semesta akan tr'paku
Engkau seperti s'buah nada syair dan k'tika br'denting
Manusia" dan s'luruh jagat raya akan m'nangis
Dan tak dapat QsembunyiKan p'rasaanQ ini
Jika aku tr'amat cinta padamu
TERSENTUH CINTA
Labels:
PUISI CINTA
Q temui dia saat tr'diam d'sudut ruang
Q tak tau k'napa dia tr'diam dalam lingkungan yg amat gaduh
dan tr'kadang ia pun tr'senyum tapi dalam k'sedihan
Q coba tuk masuk dalam senyum itu meski pun itu sangat m'nyakitKan
Karna aQ pun tau apa yg kan Q tanggung s'telah aQ masuk dalam senyum itu
Kan Q sentuh cintax dan kan Q peluk senyum itu
Tr'sadar cinta itu m'rasuk masuk dalam sayup" mata
dan hadir dalam s'dikit senyum
Tr'jatuh dia dalam cinta itu masuk dalam pelukan senyum
Sunguh sakit cinta itu. . .
Sunguh pahit semua itu. . .
K'tika awal aQ tau dan awal Q coba tuk masuk dalam cinta itu
Tapi aQ tr'sadar cinta itu yg m'ingatKan
dan cinta itu yg m'buat diriQ. . .jiwaQ. . .hatiQ
Tuk m'rasaKan cinta abadi dari dirimu
Kan s'lalu Q jaga cinta ini dengan senyuman
Karna kau telah br'janji tuk tr'senyum dan temani aQ
Q tak tau k'napa dia tr'diam dalam lingkungan yg amat gaduh
dan tr'kadang ia pun tr'senyum tapi dalam k'sedihan
Q coba tuk masuk dalam senyum itu meski pun itu sangat m'nyakitKan
Karna aQ pun tau apa yg kan Q tanggung s'telah aQ masuk dalam senyum itu
Kan Q sentuh cintax dan kan Q peluk senyum itu
Tr'sadar cinta itu m'rasuk masuk dalam sayup" mata
dan hadir dalam s'dikit senyum
Tr'jatuh dia dalam cinta itu masuk dalam pelukan senyum
Sunguh sakit cinta itu. . .
Sunguh pahit semua itu. . .
K'tika awal aQ tau dan awal Q coba tuk masuk dalam cinta itu
Tapi aQ tr'sadar cinta itu yg m'ingatKan
dan cinta itu yg m'buat diriQ. . .jiwaQ. . .hatiQ
Tuk m'rasaKan cinta abadi dari dirimu
Kan s'lalu Q jaga cinta ini dengan senyuman
Karna kau telah br'janji tuk tr'senyum dan temani aQ
6.13.2011
WELCOME LOVE
Labels:
PUISI CINTA
Welcome Home
To the home of the person who wait for you
To the Place where you know your not alone
Though
You may not realize it
Making tremble unsteadily
Can I dry my tears and live with people?
There’s no such thing
as a good person who looks good with a sad face
I wish and pray for you, Those my endless searching
a treasure, called Love
I believe, There’s someone for me to teach,
How to spell The Word of Heart and making me Learn
To Love the World as a Life
Hopefully, we can meet again
Eternal Happiness
And tomorrow
I can softly shut my eyes
To the home of the person who wait for you
To the Place where you know your not alone
Though
You may not realize it
Making tremble unsteadily
Can I dry my tears and live with people?
There’s no such thing
as a good person who looks good with a sad face
I wish and pray for you, Those my endless searching
a treasure, called Love
I believe, There’s someone for me to teach,
How to spell The Word of Heart and making me Learn
To Love the World as a Life
Hopefully, we can meet again
Eternal Happiness
And tomorrow
I can softly shut my eyes
5.26.2011
WAHAI. . .APA ITU CINTA. . .?
Labels:
PUISI CINTA
Aku memandang nyalang, pada manusia lalu lalang
Kulihat, tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan
Kata cinta menguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega
Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara
Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan
Tak mengerti dan terus bertanya :
Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita?
Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki?
Dan apakah seorang pangeran hanya dapat menjadi raja,
Pabila mempersandingkan permaisuri di sisinya?
Dan tanya itu menggiringku masuk ke dalam labirin tua
Lorong pekat penuh lembap yang dindingnya berkeropeng dusta
Penuh tipu daya, tiap simpangannya menyesatkan pengelana
Aku ikuti setitik cahya, dan kulihat jawab di ujungnya
Aku bertanya lantang, “Wahai, apakah itu cinta?”
Kulihat sepasang muda-mudi bergelayutan mesra
Sang gadis tertawa mengikik, sang pemuda menggeliat laknat
Sahutnya, cinta adalah hari ini
Yang tergantikan segera oleh hari esok
Dia adalah kesenangan yang berkelindan selalu
Birahi yang terpuaskan, nikmat yang berseliweran
Aku tercenung, dan terus termenung
Jika cinta adalah pesta pora, lalu apa arti cerita Majnun
Cinta baginya adalah kisaran derita
Tetapi Majnun hanya tahu itu cinta, walau dia buta
Oh, betapa takdir cintanya berakhir nestapa
Aku berpaling dari mereka yang mencemooh nakal
Lalu aku pergi menuju ujung lain lorong teka-teki
Kuikuti suara-suara merdu, tawa, dan musik syahdu
Walau gelap pekat, suara itu menuntunku pasti
Dan akhirnya kulihat panggung megah berdiri kokoh
Dipenuhi penyair dan pujangga sepanjang masa
Dadaku serasa bergolak, aku menyeruak dan berteriak, “Wahai apakah itu cinta?”
Seorang pujangga menoleh, berdiri, dan menjawab panggilanku lalu mulai bersyair,
Cinta adalah roman tanpa batas
Inspirasi yang takkan mati; Api yang takkan padam
Yang geloranya membuatmu remuk redam
Tapi, bagai kecanduan, kau akan terus menyesapnya
Membuatmu merasa terbang menuju menuju mentari yang menyala perkasa
Sekali lagi, keraguan menyelinap dan membisik
Mestikah begitu, sebab kulihat nyala sangat redup
Menyambangi jalinan pernikahan yang suci
Gairah sejoli telah berakhir, tapi tidak memupus ikatannya
Tapi mereka masih menyebutnya cinta
Walau madunya telah habis, Sang kumbang masih hinggap di atas kembang
Aku melengos tak puas, dan berjalan tak tahu ke mana
Kususuri lorong berliku, begitu panjang jalanan, begitu terjal undakan
Dan pada satu tangganya, kulihat seorang pengemis renta mengharap derma
Dia berkata, “berikanlah milikmu yang terbaik, dan kusampaikan kebijaksanaanku”
Aku sebenarnya tak ingin percaya, tapi kakiku terlalu letih mencari jawab
Kuulurkan sebongkah batu mirah sembari bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”
Si pengemis diam dalam takzim, dan menjawab,
Cinta adalah menghamba tanpa bertanya
Ketaatan tanpa memerlukan jawaban
Kau memuja, dan menjadikan dirimu budak dengan sukarela
Kata-kata cinta adalah perintah yang tiada terbantah
Aku terpekur dan tak henti berpikir
Jika cinta merupakan penghambaan, lalu apa arti cinta Ilahi?
Dia yang menurunkan hujan, dan lebih agung dari apapun jua
Dia yang memberikan rizki kepada orang paling durjana sekalipun
Dia yang mencintai makhluk-Nya, dan tak memerlukan apapun dari makhluk-Nya
Aku merasa rugi atas permata yang terbuang percuma
Ini bukanlah kebijaksanaan; melainkan kedunguan!
Cinta si pengemis selamanya menjadikan dirinya pengemis
Yang mengiba, meminta, dan mengharap sejumput kasih
Jika ini dinamakan cinta, maka terkutuklah kata cinta!
Aku muak atas pencarian ini, lalu memutuskan keluar
Labirin tua tak lagi mengurungku, dan bau laut seakan memanggilku
Ini adalah aroma kebebasan yang menarik para pemberani
Dan seperti cerita lama, aku berlayar menuju samudera berombak, –sendiri
Angin kencang membantu lajuku, dan kapalku menuju horizon di tapal batas
Mencari dunia baru untuk ditaklukkan
Di ujung dek aku berteriak penuh kegembiraan
Walau kegembiraan itu kadang dibayar oleh rasa hampa di tengah lautan
Oh, tahun-tahun berselang; musim-musim berganti datang
Waktu-penuh-kenangan yang berkandung duka dan suka
Namun, pada suatu hari yang mengejutkan
Badai datang menenggelamkan apa yang tersisa
Aku lihat puing-puing yang karam, dan onggokan
Sementara aku hanyut ditemani tongkang yang terombang-ambing
Entah mengantarkanku ke mana
Di suatu tempat, saat aku membuka mataku
Aku rasai pasir lembut yang harum baunya
Dan riak ombak bermain-main di sekujur tubuhku
Apakah ini tanah orang- orang mati, ataukah aku masih hidup?
Oh, betapa hausnya aku…seteguk air akan mengobatiku
Dan, aku lihat sesosok datang mendekat
Sorot matanya menatapku lekat
Lalu menuangkan seteguk air pada bibirku yang kekeringan sangat
Pandanganku terasa kabur, dan dunia terasa berputar begitu cepat
Aku berharap dia adalah malaikat tak bersayap yang memberikan jawab
Aku merasa maut sebentar lagi menjemput,
Jadi tak ada salahnya bertanya, toh rasa malu akan terbawa lalu
Setelah sekian lama, sekali lagi aku bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”
Dia termangu,dan hanya tersenyum
Untuk menenangkan jiwaku yang sekarat, dia menatapku lembut
Dan kata-kata bagai menetes dari mulutnya
Kata-kata serasa madu yang manisnya teringat selalu, Jawabnya :
Cinta bukanlah benda untuk dimiliki
Tetapi tindakan untuk diperjuangkan
Cinta adalah kebaikan tanpa imbalan
Pernahkah mentari bertanya padamu atas sinarnya yang terang
Dan pernahkah pepohonan meminta jawaban atas keteduhannya
Jika kau memberikan segelas air pada orang asing,
Dan dia tak berhutang padamu apapun
Itulah cinta.
Bagaikan petani, kau menanam benihnya
Lalu orang lain memakan buahnya, menghilangkan rasa laparnya
Tetap ingatlah, cinta adalah pilihan hatimu
Bukan keterpaksaan dari rasa takut
Sebab cinta tidak pernah membuatmu merasa kehilangan
Dia terus membuat hatimu merasa kaya
Namun, sungguh dunia telah tercerai berai,
Dan manusia menjadi tersesat oleh makna cinta
Tergelincir keserakahan, cinta menjadi memabukkan
Untuk memiliki, bukannya memberikan
Untuk menguasai, bukannya mengasihi
Jika cinta tinggallah nafsu diri belaka
Yang tersisa hanyalah kerusakan semata
Tiada peduli sesama; Semuanya mengagungkan diri jua
Orang menamakannya cinta; tapi itu hanyalah dusta
Hari itu, aku tahu
Bahwa perjalananku bukannya berakhir,
Tetapi baru saja dimulai
Lalu aku mengatup mata
Dan mulai mendoa
Untuk satu pilihan kata di hati.
Kulihat, tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan
Kata cinta menguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega
Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara
Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan
Tak mengerti dan terus bertanya :
Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita?
Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki?
Dan apakah seorang pangeran hanya dapat menjadi raja,
Pabila mempersandingkan permaisuri di sisinya?
Dan tanya itu menggiringku masuk ke dalam labirin tua
Lorong pekat penuh lembap yang dindingnya berkeropeng dusta
Penuh tipu daya, tiap simpangannya menyesatkan pengelana
Aku ikuti setitik cahya, dan kulihat jawab di ujungnya
Aku bertanya lantang, “Wahai, apakah itu cinta?”
Kulihat sepasang muda-mudi bergelayutan mesra
Sang gadis tertawa mengikik, sang pemuda menggeliat laknat
Sahutnya, cinta adalah hari ini
Yang tergantikan segera oleh hari esok
Dia adalah kesenangan yang berkelindan selalu
Birahi yang terpuaskan, nikmat yang berseliweran
Aku tercenung, dan terus termenung
Jika cinta adalah pesta pora, lalu apa arti cerita Majnun
Cinta baginya adalah kisaran derita
Tetapi Majnun hanya tahu itu cinta, walau dia buta
Oh, betapa takdir cintanya berakhir nestapa
Aku berpaling dari mereka yang mencemooh nakal
Lalu aku pergi menuju ujung lain lorong teka-teki
Kuikuti suara-suara merdu, tawa, dan musik syahdu
Walau gelap pekat, suara itu menuntunku pasti
Dan akhirnya kulihat panggung megah berdiri kokoh
Dipenuhi penyair dan pujangga sepanjang masa
Dadaku serasa bergolak, aku menyeruak dan berteriak, “Wahai apakah itu cinta?”
Seorang pujangga menoleh, berdiri, dan menjawab panggilanku lalu mulai bersyair,
Cinta adalah roman tanpa batas
Inspirasi yang takkan mati; Api yang takkan padam
Yang geloranya membuatmu remuk redam
Tapi, bagai kecanduan, kau akan terus menyesapnya
Membuatmu merasa terbang menuju menuju mentari yang menyala perkasa
Sekali lagi, keraguan menyelinap dan membisik
Mestikah begitu, sebab kulihat nyala sangat redup
Menyambangi jalinan pernikahan yang suci
Gairah sejoli telah berakhir, tapi tidak memupus ikatannya
Tapi mereka masih menyebutnya cinta
Walau madunya telah habis, Sang kumbang masih hinggap di atas kembang
Aku melengos tak puas, dan berjalan tak tahu ke mana
Kususuri lorong berliku, begitu panjang jalanan, begitu terjal undakan
Dan pada satu tangganya, kulihat seorang pengemis renta mengharap derma
Dia berkata, “berikanlah milikmu yang terbaik, dan kusampaikan kebijaksanaanku”
Aku sebenarnya tak ingin percaya, tapi kakiku terlalu letih mencari jawab
Kuulurkan sebongkah batu mirah sembari bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”
Si pengemis diam dalam takzim, dan menjawab,
Cinta adalah menghamba tanpa bertanya
Ketaatan tanpa memerlukan jawaban
Kau memuja, dan menjadikan dirimu budak dengan sukarela
Kata-kata cinta adalah perintah yang tiada terbantah
Aku terpekur dan tak henti berpikir
Jika cinta merupakan penghambaan, lalu apa arti cinta Ilahi?
Dia yang menurunkan hujan, dan lebih agung dari apapun jua
Dia yang memberikan rizki kepada orang paling durjana sekalipun
Dia yang mencintai makhluk-Nya, dan tak memerlukan apapun dari makhluk-Nya
Aku merasa rugi atas permata yang terbuang percuma
Ini bukanlah kebijaksanaan; melainkan kedunguan!
Cinta si pengemis selamanya menjadikan dirinya pengemis
Yang mengiba, meminta, dan mengharap sejumput kasih
Jika ini dinamakan cinta, maka terkutuklah kata cinta!
Aku muak atas pencarian ini, lalu memutuskan keluar
Labirin tua tak lagi mengurungku, dan bau laut seakan memanggilku
Ini adalah aroma kebebasan yang menarik para pemberani
Dan seperti cerita lama, aku berlayar menuju samudera berombak, –sendiri
Angin kencang membantu lajuku, dan kapalku menuju horizon di tapal batas
Mencari dunia baru untuk ditaklukkan
Di ujung dek aku berteriak penuh kegembiraan
Walau kegembiraan itu kadang dibayar oleh rasa hampa di tengah lautan
Oh, tahun-tahun berselang; musim-musim berganti datang
Waktu-penuh-kenangan yang berkandung duka dan suka
Namun, pada suatu hari yang mengejutkan
Badai datang menenggelamkan apa yang tersisa
Aku lihat puing-puing yang karam, dan onggokan
Sementara aku hanyut ditemani tongkang yang terombang-ambing
Entah mengantarkanku ke mana
Di suatu tempat, saat aku membuka mataku
Aku rasai pasir lembut yang harum baunya
Dan riak ombak bermain-main di sekujur tubuhku
Apakah ini tanah orang- orang mati, ataukah aku masih hidup?
Oh, betapa hausnya aku…seteguk air akan mengobatiku
Dan, aku lihat sesosok datang mendekat
Sorot matanya menatapku lekat
Lalu menuangkan seteguk air pada bibirku yang kekeringan sangat
Pandanganku terasa kabur, dan dunia terasa berputar begitu cepat
Aku berharap dia adalah malaikat tak bersayap yang memberikan jawab
Aku merasa maut sebentar lagi menjemput,
Jadi tak ada salahnya bertanya, toh rasa malu akan terbawa lalu
Setelah sekian lama, sekali lagi aku bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”
Dia termangu,dan hanya tersenyum
Untuk menenangkan jiwaku yang sekarat, dia menatapku lembut
Dan kata-kata bagai menetes dari mulutnya
Kata-kata serasa madu yang manisnya teringat selalu, Jawabnya :
Cinta bukanlah benda untuk dimiliki
Tetapi tindakan untuk diperjuangkan
Cinta adalah kebaikan tanpa imbalan
Pernahkah mentari bertanya padamu atas sinarnya yang terang
Dan pernahkah pepohonan meminta jawaban atas keteduhannya
Jika kau memberikan segelas air pada orang asing,
Dan dia tak berhutang padamu apapun
Itulah cinta.
Bagaikan petani, kau menanam benihnya
Lalu orang lain memakan buahnya, menghilangkan rasa laparnya
Tetap ingatlah, cinta adalah pilihan hatimu
Bukan keterpaksaan dari rasa takut
Sebab cinta tidak pernah membuatmu merasa kehilangan
Dia terus membuat hatimu merasa kaya
Namun, sungguh dunia telah tercerai berai,
Dan manusia menjadi tersesat oleh makna cinta
Tergelincir keserakahan, cinta menjadi memabukkan
Untuk memiliki, bukannya memberikan
Untuk menguasai, bukannya mengasihi
Jika cinta tinggallah nafsu diri belaka
Yang tersisa hanyalah kerusakan semata
Tiada peduli sesama; Semuanya mengagungkan diri jua
Orang menamakannya cinta; tapi itu hanyalah dusta
Hari itu, aku tahu
Bahwa perjalananku bukannya berakhir,
Tetapi baru saja dimulai
Lalu aku mengatup mata
Dan mulai mendoa
Untuk satu pilihan kata di hati.
5.05.2011
SAHABAT MENJADI CINTA
Labels:
PUISI CINTA
Q dapati diri ini s'makin tr'sesat saat Qta br'sama
Q rasaKan jiwa ini s'makin tr'siksa saat Qta br'dua
Desah nafas yg tak bisa Q hembusKan
Pr'sahabatan br'ubah m'jadi cinta
Apa yg kini tengah Qta rasaKan
MengapaKah Qta m'coba pr'satuKan
S'suatu yg tak s'harusnya ada
MungkinKah ini cobaan tuk pr'sahabatan Qta
Atau mungkin s'buah takdir Tuhan
Yg m'buat Qta seperti ini
AkanKah semua 'Kan br'akhir dengan sia"
Pr'sahabatan yg dulu s'lalu buat Qta tr'tawa
Kini m'jadi bumerang tuk diri Qta
TidakKah kau sadari kini semua br'ubah
Seperti tak ada k'nyamanan lagi
Saat Qta br'canda dan tr'tawa
Kenapa kau biarKan ini semua tr'jadi
Kenapa kau biarKan semua ini tr'noda
Kapan semua ini 'Kan br'akhir
aQ lelah. . .
Q rasaKan jiwa ini s'makin tr'siksa saat Qta br'dua
Desah nafas yg tak bisa Q hembusKan
Pr'sahabatan br'ubah m'jadi cinta
Apa yg kini tengah Qta rasaKan
MengapaKah Qta m'coba pr'satuKan
S'suatu yg tak s'harusnya ada
MungkinKah ini cobaan tuk pr'sahabatan Qta
Atau mungkin s'buah takdir Tuhan
Yg m'buat Qta seperti ini
AkanKah semua 'Kan br'akhir dengan sia"
Pr'sahabatan yg dulu s'lalu buat Qta tr'tawa
Kini m'jadi bumerang tuk diri Qta
TidakKah kau sadari kini semua br'ubah
Seperti tak ada k'nyamanan lagi
Saat Qta br'canda dan tr'tawa
Kenapa kau biarKan ini semua tr'jadi
Kenapa kau biarKan semua ini tr'noda
Kapan semua ini 'Kan br'akhir
aQ lelah. . .
4.25.2011
IKATAN TANPA CINTA
Labels:
PUISI CINTA
KuatKah Q m'jalani ini?
K'br'samaan Qta memang indah. . .bahkan t'rasa sangat manis
Kau teman br'bagiQ. . .kau tempat br'sandarQ
M'dengarKan gelak tawaQ. . .m'redaKan tangisanQ
M'hangatKan tubuh & jiwaQ
Tapi. . .dalam tawa itu aQ m'jerit
Dalam k'hangatan dekapanmu Q m'gigil
Kau "teman" tr'baikQ. . .tapi bukan p'milik cintaQ
HatiQ hanya tuknya
Cinta inipun telah utuh m'jadi miliknya
Walau takKan pernah br'satu
Karena aQ tak mungkin m'milikinya
Dan tak akan pernah bisa m'miliki s'utuhnya
K'br'samaan Qta memang indah. . .bahkan t'rasa sangat manis
Kau teman br'bagiQ. . .kau tempat br'sandarQ
M'dengarKan gelak tawaQ. . .m'redaKan tangisanQ
M'hangatKan tubuh & jiwaQ
Tapi. . .dalam tawa itu aQ m'jerit
Dalam k'hangatan dekapanmu Q m'gigil
Kau "teman" tr'baikQ. . .tapi bukan p'milik cintaQ
HatiQ hanya tuknya
Cinta inipun telah utuh m'jadi miliknya
Walau takKan pernah br'satu
Karena aQ tak mungkin m'milikinya
Dan tak akan pernah bisa m'miliki s'utuhnya
4.14.2011
IKATAN TANPA CINTA
Labels:
PUISI CINTA
KuatKah Q m'jalani ini
K'br'samaan Qta memang indah
Bahkan t'rasa sangat manis
Kau teman br'bagiQ
Kau tempat br'sandarQ
M'dengarKan gelak tawaQ
M'redaKan tangisanQ
M'nghangatKan tubuh & jiwaQ
Tapi. . .dalam tawa itu aQ m'jerit
Dalam k'hangatan dekapanmu Q m'gigil
kau "teman" tr'baikQ
Tapi bukan p'milik cintaQ
HatiQ hanya tukx
Cinta inipun telah utuh m'jadi milikx
Walau takKan pernah br'satu
Karena aQ tak mungkin m'milikix
Tak akan pernah bisa m'miliki s'utuhx
K'br'samaan Qta memang indah
Bahkan t'rasa sangat manis
Kau teman br'bagiQ
Kau tempat br'sandarQ
M'dengarKan gelak tawaQ
M'redaKan tangisanQ
M'nghangatKan tubuh & jiwaQ
Tapi. . .dalam tawa itu aQ m'jerit
Dalam k'hangatan dekapanmu Q m'gigil
kau "teman" tr'baikQ
Tapi bukan p'milik cintaQ
HatiQ hanya tukx
Cinta inipun telah utuh m'jadi milikx
Walau takKan pernah br'satu
Karena aQ tak mungkin m'milikix
Tak akan pernah bisa m'miliki s'utuhx
CINTA ADALAH REALITA
Labels:
PUISI CINTA
Cinta itu teman
Teman itu cinta
Dalam cinta ada teman
Dalam teman ada cinta
Tak ada topeng
Tak ada pura"
aQ cinta kmu
aQ benci kmu
Semuax nyata
Bukan karena takut k'hilangan
Bukan karena takut s'dirian
Tapi memang adax
Cinta itu nyata
Nyata itu cinta
Pahit d'bilang pahit
Tidak serta merta d'bilang manis
Lezat d'bilang lezat
Tidak s'kedar pujian
Walau s'sekali d'tambahi gurauan
Dalam tawa ada air mata
Dalam air mata ada tawa
Saling m'lengkapi
Bukan karena k'samaan
Walau s'sekali br'tengkar
Namun akhirx kembali br'pelukan
aQ ingin kmu
Karena aQ ingin kamu
dan d'matamu hanya ada aQ
Karna itu yg kmu mau
Tidak s'lamax br'gandengan tangan
Kadang jalan br'jauhan
Tapi tetap saling jaga
Tidak s'lamax br'pelukan
Kadang br'punggung"an
Tapi tetap saling sapa
Cinta adaLah teman
Teman adaLah cinta
Dalam cinta ada teman
Dalam teman ada cinta
Karena cinta adaLah realita
Bukan sinetron belaka
Teman itu cinta
Dalam cinta ada teman
Dalam teman ada cinta
Tak ada topeng
Tak ada pura"
aQ cinta kmu
aQ benci kmu
Semuax nyata
Bukan karena takut k'hilangan
Bukan karena takut s'dirian
Tapi memang adax
Cinta itu nyata
Nyata itu cinta
Pahit d'bilang pahit
Tidak serta merta d'bilang manis
Lezat d'bilang lezat
Tidak s'kedar pujian
Walau s'sekali d'tambahi gurauan
Dalam tawa ada air mata
Dalam air mata ada tawa
Saling m'lengkapi
Bukan karena k'samaan
Walau s'sekali br'tengkar
Namun akhirx kembali br'pelukan
aQ ingin kmu
Karena aQ ingin kamu
dan d'matamu hanya ada aQ
Karna itu yg kmu mau
Tidak s'lamax br'gandengan tangan
Kadang jalan br'jauhan
Tapi tetap saling jaga
Tidak s'lamax br'pelukan
Kadang br'punggung"an
Tapi tetap saling sapa
Cinta adaLah teman
Teman adaLah cinta
Dalam cinta ada teman
Dalam teman ada cinta
Karena cinta adaLah realita
Bukan sinetron belaka
3.12.2011
KEMBALILAH
Labels:
PUISI CINTA
Dulu pernah indah rasa ini
D'kala aQ & kau masih br'balut cinta
Tr'lalu indah d'kenang masa br'samamu
Masa" Qta tr'tawa br'dua
Masa" Qta m'langkah br'sama
Tr'lalu sulit m'lupaKan bayangan indah denganmu
Tapi tr'nyata hatimu tak bisa m'rasa
B'tapa besar cinta yg Q beriKan padamu
Engkau tak bisa m'lihat
Apa yg tlah Q korbanKan
Hingga bagimu itu hanyaLah biasa" saja
Dan akhirx s'mua kau akhiri tanpa Q tau
Tanpa Q m'ngerti alasan yg kau beri
Namun doaQ akan s'lalu m'ngiringi
S'moga kau sadari aQ sangat m'cintaimu
KembaliLah kasih. . .d'sini aQ s'lalu m'buka hati tukmu. . .
D'kala aQ & kau masih br'balut cinta
Tr'lalu indah d'kenang masa br'samamu
Masa" Qta tr'tawa br'dua
Masa" Qta m'langkah br'sama
Tr'lalu sulit m'lupaKan bayangan indah denganmu
Tapi tr'nyata hatimu tak bisa m'rasa
B'tapa besar cinta yg Q beriKan padamu
Engkau tak bisa m'lihat
Apa yg tlah Q korbanKan
Hingga bagimu itu hanyaLah biasa" saja
Dan akhirx s'mua kau akhiri tanpa Q tau
Tanpa Q m'ngerti alasan yg kau beri
Namun doaQ akan s'lalu m'ngiringi
S'moga kau sadari aQ sangat m'cintaimu
KembaliLah kasih. . .d'sini aQ s'lalu m'buka hati tukmu. . .
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
Labels
- ARTIKEL CINTA (12)
- ARTIKEL ISLAMI (8)
- ARTIKEL UMUM (7)
- CERPEN (5)
- KISAH/CERITA (1)
- PUISI BANGSA (3)
- PUISI CINTA (84)
- PUISI DAN SYAIR (226)
- PUISI KEHIDUPAN (39)
- PUISI RINDU (5)
- PUISI TAHUN BARU (4)
- PUISI ULANG TAHUN (8)
- ROMANTIC (4)
Pencarian
Site My Friends
Download Buku Gratis
Comulus Labels
Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani
Join This Site
CBOX
Music Box
Total Pageviews
Calender
Earth Ball
Anton Hydrogenic. Powered by Blogger.